Tetap Ceria

Tetap Ceria
Ceria Selalu

Senin, 19 Desember 2011

Ikan Modern

            Di suatu pagi, saya bertemu dengan Mr Master Last, yang pulang dari berlatih kesabaran alias mancing.
Itulah hobby satu - satunya yang saya tahu sewaktu beliau belum pensiun.
"Habis begadang Mr?" tanya saya.
"Iya, pak Ir, di selat Biliton semalaman, bukan di jalan Biliton lho, kalau disana itu sih, cari wedhang ronde, bukan mancing". selorohnya.
"Ikan - ikan sekarang ini lho ada kemajuan, ikan modern, tak pancing ituloh, saya dapatnya tak utuh, ekornya enam, kepalanya sembilan, bagian atasnya thok delapan, bagian bawahnya thok juga delapan. saya jadi bingung, saya ini dapat ikan berapa ya?" tambahnya.
Waduh, gawat nih, bagaimana koq sampai nggak tahu dapat ikan berapa?
Tolong deh, beritahu saya, dapat berapa ikan Mr Master Last.
Siapa Tak kenal SUDOKU, yang satu ini Genchil, sangat Genchil.
Makin lama makin ........

Jumat, 16 Desember 2011

Ya ............Nasiiib.

          Di suatu sore di  jalan 90210 smada city.
          Seorang pemuda gagah Mirza Gilang Maz, memasuki "The Vaeez steak n friends"
Mirza membeli kebab ke Vaeez seharga Rp 30.000,-, tetapi dia membayar dengan selembar uang kertas pecahan Rp 100.000,- (yang merah gambar presiden pertama dan wakilnya itu lho).
Namun sayang, waktu itu Mirza adalah pembeli pertama Vaeez, alias pelaris bagi Vaeez.
Tentu saja Vaeez kebingungan, karena nggak punya uang kembalian.
Spontan dia lari ke tetangga dekatnya " Raini Fried Rice and Noodle " untuk menukarkan uang itu.
Terjadilah dialog.
  • Vaeez : Raini, Tolong tukerin ini uang pliis......  untuk kembalian mas gagah itu (welas Vaeez).
  • Raini  : E...Vaeez tumben kamu nggak punya kembalian, nih ku tukerin, tapi dengan uang klithik thok lho, adanya ya cuma itu sih.
  • Vaeez : It's OK, pokoknya klop 100 ribu. thanks.
Alhasil Mirza mendapatkan uang kembalian klithik 70.000, bayangkan berapa kilo beratnya.
Tanpa basa basi berlalulah Mirza, tancap gaz, musnah terbawa angin.

               Hari semakin malam, pedagang sibuk melayani langganannya.
Astaghfirullah,........
Tiba - tiba sebuah teriakan menyeruak membelah keramaian.

Vaeeeeeeeeeeeeeeeeeeeez!
uang yang dari kamu itu palllllllsu. ayo guantiiiiiiii, teriak Raini.
    "Ap.........pah?, Oh .....no" seru Vaeez
    Digaruk kepalanya yang tak gatal
    Vaeez mengganti uang palsu itu dengan ratusan ribu rupiah yang lainnya, sambil menggerutu:
    "ya.... nasiiib".

    Nah sekarang giliran anda menebak berapa kerugian Vaeez?.
    Jangan sekali kali anda kebingungan karena cerpen ini.